News

Ahli Soroti Pentingnya Dukungan bagi Penderita TB agar Sembuh

Jakarta (KABARIN) - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Anna Rozaliyani menekankan pentingnya dukungan sosial serta penghapusan stigma negatif terhadap penderita tuberkulosis (Tb) agar proses penyembuhan dapat berjalan lebih optimal.

Dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tb di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat, Anna menyebut pasien Tb tidak membutuhkan diskriminasi, melainkan pendampingan dari lingkungan sekitar.

“Tentu kasus yang kita temukan pada saat skrining itu adalah kasus yang bukan berarti kemudian menjadi sebuah stigma yang membuat orang takut datang kemudian merasa berbeda sendiri, tapi justru harus kita berikan pendampingan,” katanya.

Ia menjelaskan, temuan kasus melalui skrining harus dipandang sebagai langkah awal dalam upaya kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan dukungan sosial dan ekonomi bagi pasien.

Pendampingan tersebut juga mencakup pemenuhan gizi dan bantuan ekonomi bagi keluarga pasien, agar pengobatan yang biasanya berlangsung minimal enam bulan dapat dijalani secara tuntas tanpa terputus.

Menurutnya, asupan gizi dan vitamin memiliki peran penting dalam mempercepat pemulihan pasien serta membantu menghambat perkembangan bakteri Tb di dalam tubuh.

“Harapannya tidak ada lagi kasus infeksi Tb yang beredar di situ. Dan tentu support gizi, support sosial, support ekonomi menjadi sebuah penentu kesembuhan yang signifikan,” ujar Anna Rozaliyani.

Senada dengan itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Eka Ginanjar mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam penanganan Tb di lingkungan masing-masing.

Ia menegaskan bahwa eliminasi Tb membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari deteksi dini hingga pendampingan pasien sampai dinyatakan sembuh.

“Tb ini bukan masalah spesialis baru, spesialis penyakit dalam, tetapi semua sistem, semua masyarakat. Maka pada kesempatan ini kita mengajak kepada seluruh masyarakat untuk skrining, temukan, kawal,” tutur Eka Ginanjar.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: